Tuesday, 18 April 2017




MENGENAL DIABETES

  1. Apa itu diabetes:
Diabetes merupakan keadaan yang timbul karena ketidakmampuan tubuh mengolah karbohidrat/ glukosa akibat kurangnya  jumlah insulin atau insulin tidak berfungsi sempurna.
Definisi Diabetes  Berdasarkan konsensus pengelolaan dan  pencegahan Diabetes melitus tipe 2 di indonesia tahun 2011 adalah merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan insulin, kerja insulin, atau kedua-duanya.

  1. Apa penyebab diabetes?
Genetik atau keturunan, Pola makan dan obesitas Infeksi virus, Bahan kimiawi Gangguan pada sistem endokrin.

  1. Tipe diabetes.
Diabetes Tipe 1, Diabetes Tipe 2, Diabetes dalam Kehamilan Diabetes dan Diabetes Tipe Lain.
Kelainan pada DM tipe 2 Orang normal: Glukosa dapat masuk ke dalam sel dengan mudah Penderita DM tipe 2: Glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel karena sel resisten terhadap insulin.

  1. Faktor risiko.
a.       Faktor risiko yang tidak dapat dikendalikan Riwayat diabetes dalam keluarga, Umur > 45 tahun atau Usia Yang Semakit Bertambah, Riwayat pernah menderita DM saat hamil, Riwayat penyakit kardiovaskuler .
b.       Faktor risiko yang dapat dikendalikan: Kegemukan, Tekanan darah tinggi ≥ 140/90 mmHg, Kadar kolesterol  tinggi > 200 Gaya Hidup Kurang gerak atau Kurangnya Aktivitas Fisik,  Pola Makan yang tidak sehat misal Suka Mengkonsumsi Makanan Berkolesterol Tinggi, Merokok,  Masa Kehamilan, Ras Tertentu, Stres Dalam Jangka Waktu Yang Lama.

  1. Gejala Diabetes
a.       Terdapat  gejala banyak makan, banyak minum, banyak kencing dan penurunan berat badan disertai dengan : KADAR GULA DARAH SEWAKTU ≥ 200 mg/dl KADAR GULA DARAH PUASA ≥ 126 mg/dl.
b.    Penurunan berat badan yang tidak jelas sebabnya, Cepat lelah dan mengantuk,  Pandangan kabur, sering berganti ukuran kacamata, Kesemutan, rasa tebal di kulit terutama kaki, Gatal-gatal terutama di sekitar kemaluan, Luka yang lama sembuh, Gigi mudah goyang dan lepas.

  1. Perbedaan Diabetes tipe basah dan tipe kering;
a.       Diabetes tipe kering, adalah sebuah tahap awal dari penyakit diabetes tipe 2. Penyakit diabetes tipe 2 terjadi karena insulin yang ada di dalam tubuhnya sudah resisten atau kebal terhadap gula darah. Dengan kata lain, insulin yang ada di dalam tubuhnya sudah mengalami kerusakan.
b.      Insulin yang rusak akan mengakibatkan gula yang masuk ke dalam tubuh tidak dapat dirubah menjadi glikogen atau gula otot. Dengan demikian, maka kadar gula dalam darahnya akan meningkat lebih dari ukuran normal. Kadar gula darah yang normal adalah 150 mg/dl, sedangkan pada orang yang pengidap diabetes memiliki kadar gula diatas 150 mg/dl.
c.       Semua dapat kita lihat dari tanda-tanda serta gejala yang muncul dari penyakit diabetes. Diabetes basah merupakan istilah yang merujuk pada penyakit diabetes tipe 2 yang masuk ke tahap lanjutan. Umumnya, diabetes basah sering terjadi pada orang-orang yang sudah berusia lanjut.
d.      Penyebab dari diabetes basah adalah kadar gula darah yang sangat tinggi dan umumnya jauh di atas kadar gula para penderita diabetes kering.

  1. Tindak lanjut yang harus dilakukan :
a.       Cari informasi mengenai diabetes buat jadwal pemeriksaan rutin minta rujukan ke ahli gizi, dokter kesehatan olahraga, atau dokter spesialis yang lain, jika perlu.
b.      Atur pola makan;
Makanlah makanan sesuai dengan kebutuhan kalori tubuh J1 : Jumlah kalori: Jadwal : Jenis makanan; Makan harus dikuti sesuai dengan jam makan Makanan harus diperhatikan (pantang gula dan makanan manis) Pola makan yang tepat bagi diabetes.
Makanan terdiri dari 3 makan utama dan 2-3 porsi makanan selingan, Batasi makanan lemak, terutama lemak hewani , Hindari makanan kaya gula, Jangan minum alcohol,  Batasi konsumsi  garam.
Kebutuhan kalori  harus dihitung status gizi terlebih dahulu
1)       Jika status gizi Obes (gemuk) Energi: 1.300 - 1.500 kkal Sarapan pagi (07.00) Snack pagi (10.00) Siang (13.00) Snack siang (15.00) Sore (18.00) Nasi (1 centong) Lauk hewani (1 potong) Sayuran (bebas) Jenis digoreng maks 1 Buah (1 potong) Nasi (1 centong) Lauk hewani (1 potong) Lauk nabati (1 potong) Sayuran (bebas) Buah (1 potong) Jenis digoreng maks 1 Buah (1 potong) Nasi (1 centong) Lauk hewani (1 potong) Lauk nabati (1 potong) Sayuran (bebas) Buah (1 potong) Jenis digoreng maks 1 .
2)      Jika status gizi anda Kurus Energi : 2.300 - 2.500 kkal Sarapan pagi (07.00) Snack pagi (10.00) Siang (13.00) Snack siang (15.00) Sore (18.00) Nasi (1 ½ centong) Lauk hewani (1 potong) Lauk nabati (1 potong) Sayuran (bebas) Jenis digoreng maks 2 Buah (1 potong) Susu (1 gelas) Nasi (3 centong) Lauk hewani (1 potong) Lauk nabati (1 potong) Sayuran (bebas) Buah (1 potong) Jenis digoreng maks 3 Buah (1 potong) Nasi (2 ½ centong) Lauk hewani (1 potong) Lauk nabati (1 potong) Sayuran (bebas) Buah (1 potong) Jenis digoreng maks 2.
3)      Jika status gizi anda Normal Energi : 1.700 - 2.100 kkal Sarapan pagi (07.00) Snack pagi (10.00) Siang (13.00) Snack siang (15.00) Sore (18.00) Nasi (1 ½ centong) Lauk hewani (1 potong) Lauk nabati (1 potong) Sayuran (bebas) Jenis digoreng maks 2 Buah (1 potong) Nasi (2 centong) Lauk hewani (1 potong) Lauk nabati (1 potong) Sayuran (bebas) Buah (1 potong) Jenis digoreng maks 3 Buah (1 potong) Nasi (2 centong) Lauk hewani (1 potong) Lauk nabati (1 potong) Sayuran (bebas) Buah (1 potong) Jenis digoreng maks 2
JENIS MAKANAN
1). Makanan yang mengandung antioksidan Makanan yang mengandung Serat Makanan dengan Indeks glikemik rendah Beberapa "jenis" makanan yang bermanfaat bagi diabetes.
2). Indeks Glikemik
 • Indeks glikemik adalah ukuran seberapa besar efek suatu makanan yang mengandung karbohidrat dalam meningkatkan kadar gula darah setelah dimakan.
• Makanan dengan indeks glikemik tinggi adalah makanan yang cepat dicerna dan diserap sehingga kadar gula darah akan meningkat dengan cepat secara signifikan.
• Makanan dengan indeks glikemik yang rendah mengalami pencernaan dan penyerapan yang lebih lambat sehingga peningkatan kadar glukosa dan insulin dalam darah akan terjadi secara perlahan-lahan.
• Indeks Glikemik Rendah Aman bagi diabetesi Agar-agar Susu Susu kedelai Yoghurt, Teh Sereal/ oat Kentang Jagung Singkong (umbi2an) Apel Pir Wortel Roti gandum Telur Kacang- kacangan Jeruk Strawbery.
• Indeks Glikemik Sedang PERLU DIBATASI Nanas Pisang Anggur, Pepaya Roti tawar CakeEs krim Madu Bubur polos Ubi jalar.
• Indeks Glikemik Tinggi PERLU DIHINDARI Semangka Kurma Nasi putih, Biskuit Pizza Soda/soft Drink Friedfries, Pasta Bihun Cookies
JADWAL MAKANAN
Waktu makan bagi diabetes • Waktu makan bagi diabetesi lebih baik dengan porsi kecil namun dibagi dalam beberapa waktu makan agar gula darah stabil.

c.       Hindari stress
d.       Olah raga atau bergerak aktif 30 menit atau lebih setiap hari, Aktivitas dapat dibagi menjadi kegiatan kecil sehingga total menjadi 30 menit Pilih kegiatan yang diminati dan sesuai kemampuan Konsultasikan kepada dokter mengenai jenis olahraga, pengaturan pola makan dan pengaruhnya terhadap pengobatan.
e.       Patuhi jadwal minum obat Obat DM: Metformin, Glibenklamid, Insulin Jangan mengubah dosis tanpa sepengetahuan dokter Bagi yang menggunakan insulin patuhi jadwal makan Anda demi keberhasilan terapi.
f.         Cek kadar gula darah secara teratur, Catat nilai kadar gula darah, tanggal pemeriksaan obat yang diminum kondisi tubuh saat pemeriksaan.
g.        Periksa kaki Anda setiap hari. Jagalah agar kaki Anda selalu bersih, kering dan lembut Gunakan kaus kaki dan alas kaki yang nyaman Potong kuku.
h.       Amati adakah gangguan pada mata Anda Lakukan pemeriksaan mata jika ada gangguan.

  1. Dampak pengobatan
a.    Dampak pengobatan Diabetes yang tidak diharapkan  adalah kadar gula rendah atau hipoglikemia.
b.   Pemicu kadar gula darah rendah/hipoglikemia: < 60 mmHg Tidak makan atau makan terlalu sedikit aktivitas yang meningkat olahraga berat, minum obat terlampau banyak, suntikan insulin dosis tinggi perubahan kebutuhan tubuh akan obat konsumsi alcohol.
c.    Gejala kadar gula darah rendah : rasa gemetar dan oyong rasa lemas dan lapar Nyeri ulu hati Berdebar-debar dan berkeringat dingin sakit kepala Mata berkunang- kunang.
d.   Penanganan : Diberi air sirup/jus buah/ teh manis} bergula satu, bisa juga permen manis, roti, biskuit atau buah-buahan  Stop obat gula sementara dan periksa ke} dokter dan cek gula darah  Bila tidak sadarkan diri, segera bawa ke} rumah sakit perlu penanganan lebih lanjut.

  1. Komplikasi DM
Kontrol gula anda, cek berkala  karena kadar gula yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi secara akut (< 3 bulan ) – Infeksi – Koma • Kronis (< 6 bulan) – Jantung dan pembuluh darah : Darah tinggi – Mata : Katarak – Paru-paru: misalnya TBC – Ginjal : Gagal ginjal – Kulit: gangren atau luka – Hati : hepatitis
Komplikasi Beberapa komplikasi dari Diabetes Mellitus adalah :
 1. Akut : a. Hipoglikemia b. Hiperglikemia
2. Komplikasi menahun Diabetes Mellitus : a. Penyakit makrovaskuler : mengenai pembuluh darah besar, penyakit jantung koroner b. Penyakit mikrovaskuler : mengenai pembuluh darah kecil, retinopati, nefropati. c. Neuropati saraf sensonik (berpengaruh pada ekstrimitas), saraf otonom berpengaruh pada gastro intestinal, kardiovaskuler d. Proteinuria e. Kelainan koroner f. Ulkus / gangrene / borok / luka sukar sembuh g. Hipertensi dan stroke h. Disfungsi seks.

-----------------------Semoga bermanfaat -----------------------------

No comments:

Post a Comment